Subscribe Us

header ads

Heboh Daun Sungkai Diburu Warga Palembang, Disebut Obat COVID 19

RAKSASAPOKER Masyarakat Palembang, Sumatera Selatan tengah dihebohkan mencari daun sungkai yang dinyakini dapat menyembuhkan COVID 19. Nampak di pasar 10 Ulu Palembang, masyarakat tengah mengalami orang dagang yang menjual daun sungkai di lapaknya.

Daun sungkai diyakini dapat menyembuhkan COVID 19.

Para pembeli yang rata- rata bunda, mendekati lapak orang dagang yang menjual daun sungkai. Mereka bertanya menimpa daun sungkai tersebut kepada pembelinya.


Fenomena ini dibagikan akun palembangwikwikwik. Dalam akun tersebut ditulis penjelasan bila gempar orang dagang daun sungkai diserbu.

Informasinya daun sungkai ini dapat menyembuhkan virus covid.

" Hebo orang dagang daun sungkai diserbu pembeli, informasinya daun ini dapat menyembuhkan virus coron*" tulisnya.

Video yang berdurasi tidak lama itu, memperlihatkan pembeli yang mendekati penjual daun sungkai. Rata- rata pembelinya yakni ibu- ibu.

Nampak salah satu bunda kesimpulannya memborong daun sungkai tersebut. Metode penyajian daun ini dengan metode direbus, serta setelah itu airnya diminum selagi hangat.

Para netizen juga mau mengenali khasiat daun sungkai.

Video ini juga dikomentari netizen yang mengatakan bila daun ini memanglah berguna untuk kesehatan, paling utama tingkatkan imunitas.

akun kemas_al_palembani menulis bila daun sungkai bagus buat merendahkan tekanan darah.

" Buat nurunke tensi bagus daun sungkai kalu yg darah rendah jgn minum daun sungkai pacak drop tensi nyo," tulis ia.

akun erwin. haris83 menulis bila meminum air daun ini hendak membuat badan jadi lebih sehat.

" Lemak tubuh min minum nyo," tulisnya.

syamsul_husnan menulis bila daun gemari bagus buat menaikkan imun.

" Bagus buat nambah imun," tulis dia.

Pusat Riset serta Pengembangan Perkebunan Indonesia mengatakan tumbuhan sungkai memiliki bahan aktif yang berguna buat kesehatan serta tingkatkan sistem imun badan di antara lain alkaloid, flavonoid, steroid serta kalangan tannin. 

Posting Komentar

0 Komentar