Subscribe Us

header ads

Demi Nilai Bagus, Seorang Siswi Merelakan Keperawanan-Nya Direnggut Oleh Guru Sendiri


Namaku adalah Vivi, gadis yang duduk di kelas 2 SMK. Aku memiliki pacar bernama Sumi. Kakak kelas ku kelas 3. Pacarku ini orangnya baik hati, tapi agak pendek dikit denganku.

Walau aku punya pacar tapi aku belum pernah berciuman, oral sex, atau sampai berhubungan intim akupun gak pernah dengannya.

Sejak aku sekolah setiap kamis, ada seorang guru yang lumayan tampan dan memiliki bibir seksi, semakin lama aku melihat bapak itu semakin aku tertarik dan ingin rasanya aku jadi pacar guruku itu. Guru ku walau masih lajang tapi dia sudah bertunangan, saat aku masuk belajar dengan bapak guruku itu ingin sekali aku mengucap kata-kata "ilove you".

Tapi sayangnya itu tidak mungkin terjadi. Hampir setiap malam aku mimpi bercinta dengan guruku itu. Rasa ingin sekali aku bercinta yang sesungguhnya dengan guruku itu. Hari-hari rasa itu semakin menusuk hatiku yang penuh dengan cinta. Gak kebayang betapa Nikmatnya mencium bibir guruku, apalagi sampai tidur dengannya.
Suatu ketika sampailah di ujian semester dan pada akhirnya Nilai ku mendapat remedial dengan bapak itu, aku berpikir kena guruku yang ku cintai tega memberikan nilai remedial padaku...???

Mungkin dia gak tau betapa aku mencintai dan menyukainya...

He....he... Mana tau ya sementara aku belum mengungkapkannya.

Setiap aku ingin meimnta remedial bapak itu selalu menolak ku....katanya..."Apa gak dengar apa yang sayaa katakan, kan sudah tidak ada lagi remedial".

Walau kelihatan kejam, tapi rasa cintaku tidak pernah pudar...

Sikap dan latar belakang bapak itu ku selidiki, ternyata dia lelaki tergolong memiliki seks yang kuat dan sangat ingin melakukannya, walau dia adalah seorang guru.

Hingga suatu hari terfikir plehku apa aku tembak aja ya bapak itu???? dan kuajak tidur aja????

Gimana kalau bapak itu marah ya??? Ahhh... masa bodoh ku coba ajalah , demi nilai dan demi cinta aku.

Walau dia seorang guru kalau sudah melihat bentuk tubuhku telanjang bulat pasti dia pengen nerkam juga....He...he...

Tapi juga terfikir olehku, jika bapak itu mau tidur denganku dan memuaskan seks nya, apa dia mau jadi pacarku dan akan menikahiku.....karena dia kan sduah bertunangan....????

Dan gimana kalau dia menolak meniduriku sementara aku tidak mau munafik karena memang bener-bener kepengen tidur dan melakukan seks dengan guruku???

Selama 3 malam aku membayangi dia, dan berfikir: "Akan kah aku harus mengorbankan perawanku demi cintaku dan demi nilaiku....???"

Aku cari solusi terbaik dengan membaca berbagai buku seks. Ternyata ada buku yang menceritakan kisah yang sama seperti yang kualami ini. Ternyata walau seorang wanita sudah tidak perawan lagi, keperawanan itu gak akan nampak atau kelihatan lagi selama 2 tahun tidak melakukan hubungan intim.

Karena selama 2 tahun vagina wanita akan kembali rapat seperti perawan lagi. Di kisah itu juga di bilang, Setelah vagina sudah rapat kembali kemungkinan akan mengeluarkan darah lagi walau cuma sedikit dan akan merasakan sakit juga.

Selain itu juga diberikan tips bagaimana menutupi ketidakperawanan kepada pacar atau suami kita kelak....Tips ini sangat baik sekali untuk kita seorang wanita.

Intinya dikisahkan dalam buku itu, keridakperawanan bisa ditutupi selama keduanya masih merahasiakan nya.

Dan pada akhirnya aku memberanikan diri unutk menghampiri guruku itu. Suatu hari guruku itu duduk sendiri di ruangan Laboratorium, dan langsung saja ku hampiri dengan memberanikan diri.

Aku menyapa : "Assalammualaikum Pak....???

Guruku : "Wslm..."

Aku : "lagi paen pak...??

Guruku : "gak ada, lagi duduk-duduk aja"

Aku ; "Pak vivi mau remedial pak???"

Guruku : "Gak ada lagi remedial"

Lalu ku dekati bapak itu, ku berkata "Pak Vivi boleh ngomong sesuatu....??? (Dengan merayu guruku agar dia gak marah yang sudah kusiapkan sebelumnya).

Guruku : "mau ngomong apa...??"

Aku : "Tapi bapak janji jangan marah, jangan bilang-bilang ke siapapun, dan bapak sumpah dulu...???"

Guruku : "maksudnya apa....??? (sedikit dengan nada keras)"

Aku : "Bapak janji aja pak???"

Guruku : "Oke"

Aku : "Pak...Sebetulnya Vivi sayang dan suka sama bapak, tiap malam hari mimpi bapak terus...??

Guruku : Maksud kamu apa sich....???" (guru ku tetap bertanya-tanya).

Aku : "Bapak gak ngerti ya...?? Kalau gak bisa ngerti biar Vivi kasih tau pak??, tapi bapak kan udah janji gak marah???"

Guruku : "Iya...saya gak marah".

Pelan-pelan tangan ku memegang tanghan bapak itu, lalu sambil kucium pipi guruku dan sambil berbisik di telinganya.

"Vivi sayang banget sama bapak, Vivi tau siapa Vivi pak, tapi gak salahkan kalau Vivi mencintai bapak...???

Guruku menjawab : "Vi...dengar bapak ya...??? Saya hargai kejujuran dan keberanianmu, tapi usia kamu masih muda dan tidak mungkin saya menjalin hubungan dengan kamu, apalagi saya guru kamu... Dan saya juga udah tunangan.

Aku : "Vivi tau pak, Vivi tau itu pak, Vivi juga tau bapak udah tunangan dan Vivi siswa bapak.

Tapi Vivi ingin banget bisa dekat sama bapak, bisa bermanja dengan bapak. Vivi sayang banget pak sama bapak, Vivi tau gak mungkin Vivi bisa memiliki bapak dan hati bapak.

Tapi nukan berarti apa tidak boleh Vivi minta tubuh dan hanya miliki tubuh bapak aja???" (dengan keberanian ku ucap dan ku rayu bapak itu supaya mau tidurin aku dan ngajak berhubungan seks).

Guruku : "Saya gak ngerti maksud kamu apa Vivi...???

Dalam hati berkata : "Dasar bodoh bapak ini....He...he...gak ngerti apa pura-pura gak ngerti, Pak memang harus langsung aja kukatakan...."

Aku : "Begini loh pak....Tiap malam Vivi mimpi basah...(sambil aku tersenyum). Vivi dan bapak saling bercinta dikamar, saling bercumbu, saling ehhhmmm...eehhheemmm.....pak...???"

Guruku : "Ehemmmm...ehemmm...hmmm,, itu apa Vi...??"

Dalam hati batinku lagi : "Memang bodohlah bapak ini...udah kayak gitu juga masih pura-pura gak tau....,"

Aku : "Iya pak, maksud nya bapak dan Vivi tidur satu kamar, terus penuh cinta bapak terbaring diatas Vivi...bapak cumbu Vivi, bapak cumbu leher Vivi, sambil bapak meremas-remas nenen Vivi, terus bapak emut-emut nenen Vivi pak....terus bibir bapak demi tahap turun ke perut sampailah bibir bapak di kemaluan Vivi.

Bapak emut-emut kemaluan Vivi, bapak cium, bapak mainkan dan jilat-jilat dengan lidah bapak, rasa nya pak enak banget pak, nikmat....Aaaahhhhh...."

"Kemudian aku melirik kebagian kemaluan guruku dan berkata lagi: "Vivi pengen pak melakukannya dengan bapak sekarang seperti dimimpi Vivi...???

Ternyata kemaluan guruku bergerak-gerak dan agak mengeras, mungkin mendengarkan cerita mimpiku, ayoo.....kena dech guruku, dan ternyata memang benar apa yang diceritakan dalam buku yang kubaca itu, kalau tipe seperti guruku ini ternyata kuat seks dan pantang dipancing.

He...he...

Guruku : "Gila....kamu...Nekad kali kamu bicara begitu"

Aku : "Pak demi cinta apapun Vivi lakukan, Vivi cinta dan sayang banget sama bapak, Kalau bapak gak percaya pak, silahkan bapak ambil sekarang juga perawan Vivi pak, Vivi rela pak berikan untuk bapak, Vivi ikhlas.

Guruku menjawab dengan lembut sekali : "gak Vi, jangan, bapak takut, bapak gak mau, bapak gak bisa, perawan itu adalah harta wanita yang paling berharga, itu harga diri kamu, walau saya melakukannya, bapak takut dosa, takut ketauan orang, dan pasti nya bapak gak bisa nikahi kamu...???

Aku : "Vivi juga takut dosa pak, tapi Vivi pengen kali, habis ini Vivi akan Thaubat pak, ini adalah bukti buat bapak, jangan sakiti Vivi pak, jangan tolak pak.

Guruku masih menolak dan berkata : "Gak Vi...gak..."

Dalam hati aku berkata : "Susah juga ya ngerayu si bapak ini, aku tahu bapak ini pasti udah gak tahan dan bernafsu, apa aku nekad aja buka bajunya ya... Pasti bapak ini masih takut aku cerita sama orang-orang atau orang lain, dan pasti takut kalau aku meminta pertanggung jawaban. Ah...tunggu apalagi langsung ajalah, mumpung sepi dan udah nanggung, lagian penis si bapak pun udah bergerak naik alias sudah tegang.

He...he..."

Aku : "Vivi tau pasti bapak takut kan Vivi cerita sama orang lain, takut Vivi minta bapak tanggung jawabkan???, jangan takut pak, Vivi sumpah dan janji gak akan cerita kepada siapapun, ini rahasia kita berdua pak, cuma kita berdua pak, dan Vivi gak akan minta tanggung jawab kepada bapak, Vivi janji pak.

Aku yakin pasti si bapak udah mau nihh...kemudian bapak menjawab:

Bapak : "Bapak gak percaya sama kamu"

Busseeettt, ternyata iya cuma karena si bapak kurang percaya makanya gak mau...Tenang...kali ini pasti si bapak kelepek-kelepek...He...he.....

Aku : "Bener pak, Vivi janji gak akan menuntut bapak dan gak akan cerita kepada siapapun, kalau sampai Vivi cerita, vivi siap mati pak.

Lalu perlahan-lahan aku buka kancing seragam sekolahku dan mengeluarkan nenenku yang putih ini dihadapan si bapak dengan lantam nya kusentuh kemaluan si bapak....

Kemudian pun sibapak sudah gak dapat membendung lagi hasrat nya setelah melihat nenenku dan kemudian guruku berkata :


Raksasapoker | Agen BandarQ | Agen Domino99 | Agen Poker Online | Agen Sakong Online | Agen Capsun


"Maafkan saya, saya sudah gak tahan dengan godaanmu, adik kecil saya sudah bangun dan berdiri tegal... jangan salahkan saya kalau saya khilaf, dan saya pegang janjimu tadi.

Aku menjawab : "Iya bapak sayang....Vivi janji, bapak tenang aja, bawa Vivi ke surga dunia bapak sayanggg...."

Bapak menjawab lagi : "Baiklah...Asal kamu tidak cerita kepada siapapun dan tidak menuntut saya" Tolong kunci pintu itu, dan ini kuncinya.

Lalu aku menjawab : "Iya bapak sayang, dan kemudian aku mengunci pintu. Lalu aku mendekati bapak dan dengan penuh nafsunya bapak memeluk aku, dan mencumbui bibirku...

Kami bercumbu sampai lima menit dan bermain lidah sambil sibapak mengelus-ngelus dan meremas-remas nenenku dengan lembutnya...

Ahhh...aahhh...ternyata bapak pintar sekali...dan si bapak memulai aksi tangannya membuka semua kancing bajuku.....dan kemudian bapak mengajak aku duduk diatas pangkuannya.

Terus si bapak menghisap-hisap nenenku , memainkan puting susu ku dengan lidahnya secara bergantian sampai sekitar 15 menit, dan kemudian tangan bapak sambil menghisap nenenku tangannya mulailah tangannya memasukkan tangannya ke ROK-ku dan jarinya mulailah mengelus-ngelus kemaluanku.

Semakin lama rasa itu semakin nikmat dan enak sekali hampir sama dengan mimpiku. Perlahan-lahan kemaluankun mengeluarkan cairan dan membasahi CD-ku.

Kemudian si bapak menyuruhku berbaring...Setelah berbaring si bapak kembali mencumbui bibirku, telingaku dan leherku sambil tangan kirinya meremas-remas nenenku dan tangan kanannya memainkan jarinya di CD-ku.

Aku terus mendesah kenikmatan, rasanya gak tahan, walau baru pertama kali aku melakukan seks tapi seperti dimimpiku rasanya.

Kemudian si bapak guru mulailah menjilati nenenku, memainkan kembali lidahnya di puting nenenku secara bergantian, nenen sebelah kiri ku diemut-emut dan nenen sebelah kanan diremas-remas, begitu terus secara bergantian sampai kurang lebih 20 menit.

Kemudian mulailah si bapak membuka rokku perlahan-lahan, lalu perlahan-lahan si bapak membuka CD-ku....habis sudah tubuhku tanpa sehelai benang....

Vaginaku yang indah dan masih ditumnuhi bulu-bulu kecil kemudian dicumbuinyam dijilat perlahan-lahan kurang lebih 15 menit...Semakin lama aku pun mulai gak tahan lagi dan gak sabar ingin merasakan keperjakaan guruku dan rendangan rudal si bapa guruku itu yang sudah bangun dari tidurnya.

Aku pun berkata : Bapak sayangg....Aaahhh...aaahhhh....Nikmat kali pak. nikmat banget, masukin pak, jangan tunggu lama lagi, Vivi uddah gak tahan pak...

Kemudian si bapak mulailah mencopoti baju dan celananya, kemudian si bapak menyuruhku yang membuka celana dalamnya sambil aku masih malu-malu karena baru pertama kali nya aku melihat kemaluan pria yang aslinya.

Terbuka lah celana bapak itu dan kulihat pemandangan indah, rudal si bapak ternyata besar banget, sambil aku berkata : "Apa masukin punya bapak ke tempat Vivi..???

Lalu bapak berkata : "Kita coba aja ya sayangg...."

Lalu bapak menyuruhku untuk gantian mengemut-ngemut dan memainkan lidahku di kemaluannya, aku pun mulailah dengan aksinya.

Si bapak mulailah merintah dan mendesah kenikmatan, semakin teganglah kemaluan si bapak...

Kemudian si bapak membaringkan aku, dan mulai mengemut-ngemut payudaraku yang indah itu...He...he... (kelihatannya si bapak menyukai payudaraku).

Dan kemudian si bapak mencumbui aku dan berbisik diteliangaku," Sayangg..apa kamu udah siap saya bawa ke surga kita, saya akan membuat kamu seperti mimpimu...

Kemudian aku mennjawab : "Siap sayang..sambil aku mendesah...

Ahhh....hhhmmmm....ahh...hh...hhhhmmmmm.....mmm..Enak banget sayang....seperti dimimpi.

Lalu si bapak kembali mencumbui bibir vaginaku...menjilati vaginaku perlahan-lahan yang sudah becek dan basah itu....ternyata si bapak pintar banget bercinta dikamar.....

He...he....si bapak koq mau ya menjilati vaginaku, kok gak jorok ya...??? padahal di guruku...gak ngangka ternyata guru dan murid gak pandang jorok kalau sudah bercinta.

Kelihatannya si bapak meminum cairan vaginaku...Ha...ha////

Semakin lama-lama bener-bener aku udah gak tahan, langusng saja secara spontan kepala si bapak ku tarik ke atas dan aku berkata :
"Tunggu apalagi sayang, cepat masukin...udah gak tahan sayang....Tapi pelan-pelan ya sayang...Takut sakit".

Kemudian si bapak mulailah memegang penisnya dan mengarahkan ke vaginaku...perlahan-lahan si bapak memasukkannya dan mencari lubang vaginaku yang sempit itu.

Lalu aku berteriak kecil....Aduuhh ah...Sakit pak....Pelan-pelan ya....??? bapak menjawab : "Iya sayang tahan yaa...??"

Lalu pelan-pelan, perlahan-lahan bapak mencoba nya lagi untuk memasukkan, lalu..Blessss....ssss...Ahh..aku merintah dan merasa sakit sekali seperti ada yang memecahkan sesuatu daging...Sakit pak...sakit....

Masuklah semua penis bapak ke dalam vaginaku...Hilanglah sudah perawanku, tapi aku tidak takut....karena aku sudah punya cara untuk menyembunyikan nya.

Kemudian pun bapak melihatku kesakitan, dia pun mencium bibirku perlahan-lahan sambil pelan-pelan menggoyangkan pantatnya dan menggenjot penisnya kedalam vaginaku keluar masuk...lama-lama rasa sakit tadi berubah menjadi rasa nikmat yang tiada tara. Nikmat banget rasanya, darah perawan yang keluar pun sudah bercampur dengan cairan putih kental, rasa nya sama seperti di mimpi dan malah lebih nikmat daripada yang kumimpikan...

Terus si bapak menggoyang pantatnya sambil terkadang sekali-sekali mencium bibirku dan menghisap nenenku...Bergoyang dengan posisi aku dibawah dan si bapak diaatas berlangsung kurang lebih 25 menit yang terus aku mendesah kenikmatan...dan agak lama kemudian aku merasa ada sesuatu yang akan keluar dari vaginaku....

Rasa itu pelan-pelan terasa melebihi kenikmatan dari yang sebelumnya...dan semakin nikmat...dan akhirnya AaaaaAahhhhh....hhhhh......

Ternyata itu yang dikatakan keluar spema pada wanita (alias nembak)...Ahhhh...ahhh..Nikmat tiada tarapun kurasakan.....Gak ada yang melebihi nikmatnya.

Rasa ini, apalagi baru pertama kualami....Dan ternyata sperma sibapak belum keluar, si bapak memintaku duduk dipangkuannya dan memasukkan vaginaku ke penisnya...lalu kumasukkan pelan-pelan....

Ternyata...aahhh...aahhh...masih nikmat banget tanpa belajar pun aku tahhu kalau pantatku harus naik turun...dan nenenku  pun diemut, dihisap dengan lembut dengan si bapak sambil menggoyangkan pinggulku....posisi ini berlangsung 15 menit, dan sprema bapak pun belum keluar juga.

Sehingga aku meminta si bapak untuk ganti posisi kembali aku dibawah aja dan sibapak diatas... Dan kemudian pelan-pelan si bapak memasukkan penisnya ke dalam vaginaku...dan menggoyangkan pinggul dan pantatnya terus menerus....sambil kadang-kadang berbisik ditelingaku Nikmat kali sayang...nikmat kali...dan aku menjawab: "Iya cinta, Vivi juga nikmat.."

Dan agak lama kemudian akupun sepertinya hampir keluar sperma dua kali dan ternyata aaaahhhhh....aahhh.....hhhhhhahhhh...spermaku keluar 2 kali.

Dan agak lama kemudian si bapak mempercepat genjotan nya sambil mendesah di telingaku...sambil berbisik Aaaahhhh.....hhhh...aaahhh.....bapak mau keluar....Aaahhh....aahhh...

Lalu dengan cepat penis sibapak dicabut dari vaginaku dan diarahkan ke payudaraku....keluarlah cairan putih kental membasahi nenenku......Aaahhhhh...aaahhhh...Kemudian bapak memelukku dan menciumku....sambil berkata : "Nikmat banget sayang....bapak kok jadi sayang sama kamu, lalu aku menjawab..."Iya pak, Vivi juga sayang sama bapak.

Lalu setelah kami tiduran melepas lelah sekitar 15 menit sambil cerita dan berjanji, kami mengelap cairan sperma tadi dan membersihkan keringat, lalu bergegas memakai pakaian kembali.
Kemudian si  Bapak menciumku dengan lembut dan penuh cinta.

Si bapak pun meminta kartu remedial dan mengisinya dengan Nilai 7,90. Padahal nilai segitu tidak cukup, tapi gak mungkin si bapak kasih nilai 9,00 karena aku pun mengerti kalau yang namanya remedial nilainya harus 7 keatas dan dibawah 7,99.

Si bapak berkata : "Kamu nekadnya, kamu berani, saya tau kamu melakukan ini juga selain karena cinta sama saya pasti karena nilai kan???"

Aku menjawab sambil senyum : "Iya pak, tapi bener kok, Vivi cinta dan sayang banget sama bapak, walau nanti Vivi sadar gak bisa memiliki bapak dan cinta bapak".

Tapi bapak jangan takut, ini rahasia kita berdua pak. Yang penting Vivi udah dapatkan perjaka bapak itu udah cukup buat Vivi pak".

Hari-hari kami jalani seperti biasa hubungan antara murid dengan guru kalau lagi belajar dan diluar, kalau kami berdua sedang kangen dan rindu, kami ketemuan dan bercinta di tempat tersebut yaitu tempat tersembunyi yang tidak tau orang-orang.

Kami terus sering bertemu, apalagi kalau aku lagi ada tugas rumah, si bapaklah yang kasih tau aku dan ngajari aku, sambil setelah belajar,kami belajar bercinta kembali...Begitu seterusnya...kalau lagi kepengen ML aku sms si bapak pakai kode dan begitu juga si bapak kalau lagi kepengen juga sms'an pakai kode....he...he...,

Gak sia-sia pengorbananku, malah aku jadi pintar diantara teman-temanku... Kadang pengorbanan itu perlu begitu....jangan takut kalau perawan itu diberikan kepada guru kita karena jasa guru kita tidak dapat terbalaskan, sehingga kuberikan untuknya.

Dan setelah itu aku lulus sekolah itu dan mendapatkan bea siswa untuk kuliah, akupun kuliah , dan lama aku gak ketemu si bapak selama 3 tahun, akhirnya aku menikah dengan teman kuliahku.

Aku pun menikah sebelum lulus kuliah, ternyata selama 3 tahun vaginaku kembali rapat kembali, sempit seperti perawan, dan waktu setelah 2 tahun gak ML dengan si bapak, aku coba sendiri masturbasi (onani) sendiri karena kepengen dan mencoba memasukkan jariku sendiri, ternyata gak bisa dan sakit.

Lalu waktu itu aku menikah dengan suamiku dimalam pertama pun aku ML dengan sumaiku tidak ketahuan karena aku menjerit kesakitan waktu rudal suamiku masuk kedalam vaginaku.

Dan keluar sedikit bintik merah bersama keluarnya cairan spermaku. Dan sampai saat ini hidupku bahagia dengan suamiku dan dikaruniai seorang putra. Dan rahasia bersama guruku pun tidak terbongkar.

Pada suatu hari aku main ke sekolah ketemu guruku untuk silahturahmi, dan kemudian kucari si bapak guruku, ternyata dia masih ganteng dan bibirnya seksi. Kami kembali mengulang cerita dulu.

Dan kemudian untuk ke sekian kalinya kami melakukannya lagi di tempat yang sama, si bapak malah makin ganas dan makin pintar melakukan seks denganku, akupun sampai lemas terkulai dibuatnya, dan diapun mengeluarkan spermanya di dalam vaginaku sambil berklata....

"Sayang...bapak titip anak ya di perut kamu, kalau anak bapak jadi, rawat dia dan jaga dia" padahal dulu waktu kami ML si bapak tidak pernah mengeluarkan sperma didalam vaginaku.

Ada sekitar 8 kali aku kesekolah karena alasan tugas atau bisnis dengan si bapak, dan 8 kali juga aku ML dengan si bapak dan si bapak mengeluarkan spermanya di dalam vaginaku. Dan itu terakhir kami bertemu. Pada akhirnya aku hamil lagi dan sampai saat ini, aku pun masih hidup bahagia dengan suamiku dan anak-anakku.

Posting Komentar

0 Komentar