Jembatan usang yang di jadikan akses utama anak anak sekolah tidak hanya di Kampar. kondisi
yang lebih parah lagi juga terdapat di Indragiri Hilir (Inhil) Riau.
Diperkirakan sudah 10 tahun jembataan mengalami kerusakan. Jembatan dari kayu ini menghubungkan antara RT di desa tersebut. Jembatan kayu ini terlihat hanya tersusun kayu kayu
sekedar bisa di lintasi untuk berjalan kaki.
"Yang kasihan anak - anak skolah kita. Karena jembatan ini miring miring dan tidak rata.
tak ada penyangga untuk pegangan ketika dilintasi," kata Ketua RT 6 Masrisal.
Masrisal menyebutkan, setiap pagi dan siang, ada 30 anak SD yang bertaruh nyawa melintasi jembatan itu. mereka harus berjalan berhati hati untuk menuju ke SD 026 yang posisinya di
sebrang jembatan itu.
"Kami selalu khawatir kalau anak anak melintas di jembatan itu.kadang ada yang
diantarkan orang tuanya, tapi lebih banyak anak anak melintas sendirian.
BANDAR DOMINO99 |
AGEN BANDARQ |
AGEN POKER | DOMINO ONLINE |
AGEN DOMINO
0 Komentar