RAKSASAPOKER Suatu video yang memperlihatkan aksi seseorang kakak merekam momen dikala adik baru saja menerima rapor viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh suatu akun Tiktok, diperlihatkan seseorang anak wanita kembali ke rumah dengan wajah sedikit sedih hati.
Si kakak lalu bertanya terpaut nilai rapor serta ranking adiknya yang masih SS tersebut.
Si adik yang umumnya menemukan rangking 1 saat ini turun jadi rangking 3. Bersumber pada data dari si kakak, adiknya hadapi penyusutan rangking di kelas sebab nilai pelajaran agama.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
" Fyi mama gue ngoceh bukan sebab rangkingnya turun kok, tetapi sebab nilai agamanya. Itu bukan marah, itu wujud support pula, triknya yang beda," tulis si kakak dalam kolom pendapat unggahannya, dilansir suara. com, Minggu( 22/ 8/ 2021).
Tidak lama setelah itu, si bunda berikan nasihat pada anaknya. Terdengar si bunda menyoroti nilai agama yang tidak sangat bagus.
Si bunda memperhitungkan sepatutnya si anak dapat memahami pelajaran agama Islam, sebab melaksanakan serta mengimani agama tersebut.
" Berarti nilai kau terkecil, agama itu agama kita, Islam. Supaya tanpa belajar, itu agama," ucap si bunda.
Memandang video tersebut, para warganet lalu menuliskan bermacam- macam pendapat. Sebagian besar dari mereka berdebat menimpa perilaku si bunda dikala mengenali nilai serta rangking anaknya turun.
" Berartinya ortu ataupun keluarga menghargai proses anaknya," tulis salah seseorang warganet
" Harusnya kasih support sih, kasihan ia masih kanak- kanak. Karena jika tidak gitu, walaupun hanya bercanda dapat aja kesehatan mentalnya tersendat," sahut warganet lain.
" Gue pula kaya gitu kok, umumnya rangking satu jadi rangking 3," tulis warganet lain.
" Kayaknya itu tidak marahin deh, hanya ngingetin soal belajar agama," ucap salah satu warganet.
" Gue yang biasa rangking 1 jadi rangking 2 aja dimarahin emak, kata emak hp teruuus hahah," sahut warganet lain.


0 Komentar