
INFOKIUKIU - Polisi menyelidiki penyebab kebakaran di area kilang Pertamina Refinery Unit (RU) V Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur. Sejauh ini tidak ada korban luka maupun korban jiwa dari peristiwa itu.
Peristiwa itu memang sempat membuat panik warga Balikpapan. Apalagi asap pekat hitam yang sempat membubung tinggi mengingatkan warga pada tragedi tumpahan minyak 31 Maret 2018.
"Tim Polda Kalimantan Timur sudah turunkan tim melakukan penyelidikan, mem-backup Polres Balikpapan," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (15/8).
Petugas sempat berhasil memadamkan Kobaran api. Namun api tiba-tiba kembali menyala. "Akhirnya api bisa benar-benar bisa dikuasai. Pertamina kan area terbatas. Memang diperlukan tim berkeahlian khusus, untuk benar-benar memastikan api sudah padam," tambah Ade.
Meski Pertamina melakukan investigasi internal terkait kebakaran di pipa kilang saat perbaikan pipa, menurut Ade, kepolisian masih melakukan pengumpulan keterangan dan data yang diperlukan. "Bekerja sama dengan Pertamina," terang Ade.
Sejauh ini, lanjut Ade, tidak ada korban luka maupun jiwa terkait peristiwa itu. "Sama sekali, juga belum ada informasi soal kemungkinan adanya ceceran minyak dari pipa (tumpah ke laut)," demikian Ade.
Diketahui, kepulan asap hitam pekat disertai kobaran api, terlihat membubung tinggi dari arah dalam area kilang Pertamina, di Balikpapan, sekira pukul 09.45 Wita. Warga sekitar pun menjadi panik. BPBD kota Balikpapan membenarkan kobaran api di dalam areal Pertamina. Pemadaman dilakukan tim internal HSE (Health, Safety, Environment) Pertamina sendiri. Kendati demikian, pemadam BPBD sempat disiagakan di depan pintu V kilang, dan di permukiman kampung atas air, sekaligus menenangkan kepanikan warga. DAFTAR RAKSASAPOKER
AGEN ADUQ | AGEN BANDARQ | AGEN CAPSA SUSUN | AGEN DOMINO99 | AGEN POKER ONLINE| AGEN SAKONG ONLINE| AGEN BANDAR POKER | AGEN BANDAR66


0 Komentar