Subscribe Us

header ads

HEADLINE: Staf BNN Tewas Ditembak Suami, Tak Tahan Hidup Susah?

Indria Kameswari dan Muhammad Akbar (Liputan6.com/Istimewa)

InfoKiukiu | Cerita kematian Indria Kameswari menggemparkan dan menyedot perhatian publik. Perempuan cantik yang bekerja di Balai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN) itu tewas ditembak suaminya sendiri, Abdul Malik Azis dengan kata lain Muhamad Akbar.


Penyebab kematian Indria diungkap pertama kali oleh anak mereka.AGEN BANDARQ

BACA JUGA
Tersangka Pembunuh Pegawai BNN Pernah Kerja di AS
VIDEO: Suami Pegawai BNN Beri Keterangan Berbelit-Belit
7 Kisah Sadis Suami Habisi Nyawa Istri Lantaran Sakit Hati
Kepada  Eva, tetangga korban, menceritakan sang anak berlari menemui para tetangga sambil mengatakan, "Ibu meninggal...! Ibu meninggal...!

Beberapa tetangga yang baru saja pulang dari salat Idul Adha, Jumat lalu, 1 September 2017, terkejut mendengar teriakan bocah perempuan yang baru empat th. itu.BANDARQ

Kami pikir terjatuh. Anak aku yang angkat, dia bilang pas awal ditemukan belum meninggal," Eva menyebutkan sementara ditemui, Selasa (5/9/2017), di Perumahan River Valley, Cijeruk, Bogor.

Indria sempat diberi minum, sebelum akan mengembuskan napas terakhirnya. "Masih dikasih minum empat teguk, ditelan. Habis itu sudah enggak ada," ungkap Eva, yang tinggal tak jauh dari rumah korban. "Jadi ibunya itu (Indria) senang singgah Idul Adha. Malah begini..." DOMINO 99

Eva menuturkan, pernyataan anak korban kepadanya. "Pas aku cari kain bikin menutupi jenazah, aku bertanya 'Ibu kenapa?' Dia bilang, 'Ibu meninggal sebab Abi. Ibu berantem mirip Abi. Terus Abi tembak Ibu'." DOMINO KIUKIU

Gempar.

Semula tetangga berpikir Indria meninggal akibat sakit dan jatuh di kamar mandi. Namun, sehabis seorang tetangga yang berprofesi sebagai bidan memeriksa dan menyobek sedikit anggota belakang pakaian korban, keluar lubang di punggung yang tetap mengeluarkan darah.BANDAR DOMINO

Enggak berhenti-berhenti darahnya. Disumpel kapas enggak bisa, ucap Eva. KIU KIU

Posting Komentar

0 Komentar